<link rel="stylesheet" href="https://cdn.plyr.io/3.7.8/plyr.css" />
Back to CatalogFC1.bfKursus 1: Fondasi Biblika, Bagian 1
Module 1 · Modul Satu - Mengapa Mempelajari Perjanjian Lama? ·VideoTranslated from English

KOT-01 Mengapa Mempelajari Perjanjian Lama?

Read the full text

From the transcript

Seandainya kita bertanya kepada mereka yang tidak memiliki latar belakang tradisi Yahudi atau Kristen, “Mengapa seseorang perlu mempelajari Perjanjian Lama?”, jawaban mereka mungkin condong kepada dua hal mendasar. Respons yang lebih positif mungkin seperti ini, “Perjanjian Lama adalah sebuah kitab kuno, tetapi kita harus mempelajarinya karena di dalamnya masih ada hal-hal yang bermanfaat untuk kita di zaman sekarang.” Sedangkan respons yang lebih negatif mungkin seperti ini, “Sebenarnya Perjanjian Lama sudah sangat kuno dan tidak lagi relevan, sehingga tidak pantas dibaca lagi.”

Ketika orang Kristen yang setia mendengar ada orang lain yang mengutarakan pendapat semacam ini terhadap Perjanjian Lama, kita secara spontan menarik diri dengan kecewa. Sebagai pengikut Kristus, kita percaya bahwa Perjanjian Lama adalah Firman Allah, Kitab Suci yang kudus yang diinspirasikan oleh Allah. Maka kita dengan mudah bertanya-tanya, bagaimana mungkin seseorang dapat mengatakan hal yang seperti itu tentang Alkitab? Namun, yang lebih mengejutkan lagi adalah jika kita bertanya kepada orang Kristen, “Mengapa seseorang perlu mempelajari Perjanjian lama?” ternyata banyak di antara kita yang menjawab seperti orang yang tidak percaya kepada Kristus. Jawaban terbaik kita adalah, “Kita perlu mempelajari Perjanjian Lama pada masa kini karena masih ada beberapa hal yang baik untuk kita pada masa kini.” Dan yang terburuk adalah bahkan sebagian orang Kristen akan berkata, “Sejujurnya, Perjanjian Lama sudah begitu kuno dan tidak relevan, sehingga sudah tidak layak untuk dibaca.”

Pelajaran ini adalah yang pertama dalam rangkaian pelajaran yang akan menelusuri keseluruhan Perjanjian Lama. Kami memberi judul serial ini, Kerajaan, Perjanjian-Perjanjian, dan Kanon Perjanjian Lama. Sesuai judulnya, dalam pelajaran ini, kita akan berfokus pada tiga dimensi penting dalam Perjanjian Lama. Kita akan melihat bahwa Perjanjian Lama adalah sebuah kitab yang dipersatukan oleh tema sentral tentang kerajaan Allah, di mana administrasi dari kerajaan ini dijalankan di dalam sejarah melalui perjanjian-perjanjian yang Allah adakan dengan umat-Nya, dan bahwa melalui kanon Perjanjian Lama, perjanjian-perjanjian ini diterapkan untuk kebutuhan spesifik dari umat Allah pada masa tertentu dan di tempat tertentu.

Continue reading the full transcript