From the transcript
Saya memiliki seorang teman yang baru-baru ini bercerita kepada saya. Ia baru menikah beberapa tahun yang lalu, dan istrinya sedang membersihkan salah satu lacinya dan menemukan sepucuk surat dari mantan pacarnya. Awalnya istrinya sangat kecewa, karena ia menyangka bahwa surat itu baru ditulis, tetapi teman saya dapat membuktikan bahwa surat itu ditulis bertahun-tahun yang lalu melalui amplopnya dan cap tanggal di amplopnya. Teman saya memandang saya dan berkata, “Rich, saya tidak tahu apa yang harus saya katakan karena saya tidak tahu apa yang akan terjadi seandainya saya tidak dapat membuktikan kapan surat itu ditulis.” Sayangnya, sering kali orang Kristen salah memahami nubuat Perjanjian Lama, karena mereka tidak mempedulikan kapan para nabi itu berbicara atau kapan para nabi menuliskan kitab-kitab mereka. Jika kita hendak mempelajari kitab nubuat secara bertanggung jawab, kita harus siap untuk memahami kapan dan pada zaman apa mereka melayani.
Pelajaran ini berjudul “Analisis Historis Terhadap Nubuat”, dan kita akan meneliti bagaimana sejarah Perjanjian Lama menyediakan konteks yang penting untuk memahami nubuat Perjanjian Lama dengan benar. Analisis historis kita ini akan dibagi ke dalam empat periode besar dari sejarah kenabian: pertama, periode monarki awal; kedua, periode penghakiman Asyur; ketiga, periode penghakiman Babel; dan akhirnya, kita akan meninjau periode pemulihan. Mari kita bahas dahulu periode monarki awal.
Sebelumnya kita telah mempelajari bahwa nubuat menjadi hal yang penting di Israel ketika kedudukan sebagai raja juga menjadi penting. Karena itu, akan membantu jika kita memulai analisis historis kita terhadap nubuat dengan memperhatikan masa monarki awal—hari-hari ketika Israel pertama kali memiliki raja. Dari zaman Abraham, yang hidup pada sekitar tahun 2000 sM sampai zaman Saul, Israel tidak memiliki seorang raja. Namun kerajaan Daud baru berdiri pada sekitar tahun 1000 sM, dan kerajaannya tetap bertahan selama beberapa generasi. Ketika kita menyelidiki periode ini dalam sejarah Israel, kita akan mengajukan dua pertanyaan penting: peristiwa-peristiwa besar apa sajakah yang terjadi di dalam periode itu dan bagaimanakah peristiwa-peristiwa itu membentuk pelayanan kenabian?
Continue reading the full transcript